LPM UNSIQ Gelar Rapat Konsolidasi Bahas Audit Mutu Dokumen dan Monev Kelulusan Tepat Waktu (KTW) dan Keberhasilan Studi (BS)
Wonosobo, 17 Juli 2025 — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan rapat konsolidasi internal yang digelar pada Kamis, 17 Juli 2025 bertempat di Dawet Bar Bar Resto, Wonosobo.

Rapat ini difokuskan pada dua agenda strategis, yaitu audit mutu dokumen dan monitoring serta evaluasi (monev) kelulusan tepat waktu (KTW) dan Keberhasilan Studi (BS) mahasiswa yang akan dilaksanakan pada akhir Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus penjaminan mutu internal yang terus diperkuat oleh LPM untuk memastikan bahwa seluruh program studi di lingkungan UNSIQ mampu mencapai target-target strategis institusi, khususnya dalam aspek penyelesaian studi mahasiswa.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala LPM Dr. Muhamad Ali Mustofa Kamal, dan turut dihadiri oleh Kepala Pusat Audit Mutu Internal (AMI), Puji Laksono, M.Hum, serta Farihah Indriani, S.SiT., M.Kes, salah satu anggota tim penjaminan mutu LPM.
Dalam pembahasan, audit mutu dokumen menjadi perhatian awal, di mana LPM berencana memperkuat kesesuaian dan keterkinian dokumen mutu program studi berbasis PPEPP, termasuk dokumen kurikulum, instrumen evaluasi pembelajaran, dan standar operasional prosedur (SOP). Langkah ini penting untuk memastikan bahwa dokumen-dokumen tersebut benar-benar menjadi rujukan operasional yang berkualitas dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.
Sementara itu, agenda monev kelulusan difokuskan untuk memetakan tingkat keberhasilan program studi dalam meluluskan mahasiswa secara tepat waktu (KTW) dan keberhasilan mewisuda (BS). Indikator Kelulusan Tepat Waktu (KTW) dan Keberhaislan studi (BS) pada periode ini akan menjadi salah satu parameter penting dalam pemeringkatan dan akreditasi program studi dan juga indikator keberhasilan periode Rektor 2021-2025. Oleh karena itu, LPM berupaya mengidentifikasi program studi yang berhasil maupun yang masih memiliki tantangan dalam aspek ini.
“Melalui monev KTW dan BS, kami ingin memberikan gambaran yang objektif dan terukur terhadap kinerja program studi dalam membimbing mahasiswa hingga selesai tepat waktu. Hasil monev ini juga akan kami gunakan sebagai dasar penyusunan rekomendasi perbaikan yang bersifat strategis dan berkelanjutan,” ujar Dr. Ali Mustofa Kamal.
Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk dukungan terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya IKU terkait lulusan dan masa studi.
Rapat konsolidasi ini diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut, termasuk penjadwalan audit dokumen dan pelaksanaan monev di masing-masing program studi. LPM berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam peningkatan mutu akademik dan manajemen pendidikan di UNSIQ.
