Benchmarking

Membangun Masa Depan Pendidikan Melalui Benchmarking Internasional UNSIQ dan USIM

Wonosobo, 7 Maret 2024 – Dalam sebuah ruangan penuh inspirasi di VIP Meeting Room FASTIKOM Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo, para pemimpin dan ahli pendidikan dari Indonesia dan Malaysia berkumpul untuk sebuah misi penting yaitu meningkatkan standar pendidikan melalui benchmarking internasional dan diskusi penjaminan mutu perguruan tinggi. Kegiatan yang dihelat pada Kamis, 7 Maret 2024, ini menjadi simbol kerjasama pendidikan yang erat antara UNSIQ dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), menandai era baru dalam pendidikan yang berfokus pada kualitas dan kerjasama internasional.

Dipimpin oleh kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dr. Muhamad Ali Mustofa Kamal, AH, M.S.I, forum ini dihadiri oleh elit akademis dari kedua universitas, termasuk tim penjaminan mutu, dekan, rektor, wakil rektor, dan ketua senat. Acara ini diisi dengan pemaparan mendalam mengenai profil UNSIQ, struktur organisasi, dan sistem audit internal yang kokoh, serta diskusi tentang potensi arah kerjasama yang bisa membawa kedua universitas ke puncak kejayaan bersama.

Sejumlah inisiatif kolaboratif telah diperkenalkan, mulai dari program double degree, Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional, hingga riset mahasiswa, yang semuanya dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar dan mengglobalisasi kurikulum. Dari pihak USIM, delegasi terdiri dari figur-figur ternama seperti Prof. Madya Muhammad Khairi Mahyuddin, Prof. Ts Norita Md Norwawi, Prof. Madya Nor Azila binti Noh, Dr. Nur Faraheen bint Abdul Rahman, Dr. Nurazah binti Ismail, Dr. Sofina Tamam, dan Dr. Eizan Azira binti Mat Sharif, yang semuanya membawa perspektif baru mengenai Mutu dan Audit Mutu di UNSIQ dan USIM, KKN internasional, kerjasama internasional dalam pengajaran, studi hybrid, dan audit spesifik yang terfokus per sub bidang dan aspek aspek Tridharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan benchmarking ini tidak hanya memperkuat hubungan antara UNSIQ dan USIM tapi juga menetapkan dasar bagi implementasi praktik terbaik dalam penjaminan mutu perguruan tinggi. Kolaborasi ini diharapkan akan menghasilkan sinergi yang menguntungkan kedua belah pihak, memperluas wawasan global mahasiswa dan dosen, serta memperkaya konten akademik dan penelitian, pengabdian masyarakat di kedua universitas.

Para peserta meninggalkan pertemuan tersebut dengan visi bersama untuk masa depan pendidikan yang lebih cerah, di mana kerjasama internasional dan pertukaran ilmu menjadi kunci utama. Dengan komitmen untuk tindak lanjut dan proyek bersama yang akan datang, UNSIQ dan USIM mempersiapkan diri untuk memainkan peran penting dalam skenario pendidikan global, memastikan bahwa lulusannya tidak hanya siap menghadapi tantangan lokal tetapi juga bersaing di panggung internasional.

Acara ini merupakan bukti nyata dari kekuatan kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antar universitas, membuka jalan bagi peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan dan memperkuat jaringan akademik internasional. Kedua universitas kini melihat ke depan, menuju masa depan pendidikan yang lebih inovatif, inklusif, dan berkualitas tinggi. doc; red.