Benchmarkingkunjungan

LPM UNSIQ Terima Kunjungan Benchmarking Manajemen Pengelolaan Perguruan Tinggi dari Universitas Islam Batik Surakarta

Wonosobo, 9 September 2025 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo menerima kunjungan benchmarking manajemen pengelolaan perguruan tinggi dari Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta. Acara yang berlangsung pada hari Selasa, 9 September 2025 pukul 10.00-11.45 WIB di ruang VIP Pascasarjana lantai 3 UNSIQ ini dihadiri oleh pimpinan dan pejabat struktural kedua universitas.

Sambutan Rektor UNSIQ: Memadukan Tradisi dan Modernitas

Dalam sambutan pembukanya, Rektor UNSIQ Dr. Z. Sukawi, M.A. menyampaikan sejarah panjang UNSIQ yang berawal dari Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) pada tahun 1987. “UNSIQ memiliki paradigma keilmuan yang unik, yaitu ‘memadukan tradisi dan modernitas’ dengan konsep ‘kuliah plus ngaji’,” ungkap Dr. Z. Sukawi.

Rektor UNSIQ juga menekankan pentingnya tradisi mutiara pesantren yang tetap dipertahankan dalam perkuliahan akademik. Hal ini menjadi ciri khas UNSIQ dalam mengembangkan sistem pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dan tradisi keislaman.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Z. Sukawi memperkenalkan pejabat struktural baru yang telah dilantik seminggu sebelumnya, menandai komitmen UNSIQ dalam terus memperkuat tata kelola institusi.

UNIBA Surakarta: Silaturrahim dan Filosofi Batik

Rektor UNIBA, Ipmawan Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari UNSIQ. “Kedatangan kami ke UNSIQ merupakan bentuk silaturrahim akademik yang sangat bermakna,” ungkapnya.

Dalam presentasinya, Rektor UNIBA memperkenalkan sejarah dan filosofi institusinya, termasuk makna filosofis batik yang menjadi identitas universitas. Kunjungan ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat struktural dan pengurus yayasan UNIBA yang turut diperkenalkan dalam acara tersebut.

Tata Kelola dan Implementasi SPMI

Ketua LPM UNSIQ, Dr. Sri Jumini, M.Pd., menjadi narasumber utama dalam sesi pemaparan tentang tata kelola perguruan tinggi. Beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di UNSIQ serta pengembangan kerjasama internasional yang telah dijalankan.

“Benchmarking seperti ini sangat penting untuk saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi,” tegas Dr. Sri Jumini. Beliau menekankan bahwa kualitas pendidikan tinggi harus didukung oleh sistem tata kelola yang kuat dan berkelanjutan.

Membangun Sinergi Perguruan Tinggi Islam

Kegiatan benchmarking ini merupakan bagian dari upaya kedua universitas untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan pendidikan tinggi. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara UNSIQ dan UNIBA diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sistem pendidikan tinggi Islam di Indonesia.

Acara yang berlangsung selama hampir dua jam ini ditutup dengan komitmen untuk melanjutkan komunikasi dan kerjasama di masa mendatang, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan kelembagaan.

Humas LPM UNSIQ

Translate ยป